Model Pembelajaran Teknik Dasar Bermain Voli dan Aturan yang harus diperhatikan Dalam Bermain Voli

 Nama: Dea Novera

 NIM: 115210275

                                                        

 
Sumber: gramedia.com

Bola voli merupakan salah satu olahraga yang sangat populer di seluruh dunia. Selain menyajikan kegembiraan dan ketegangan di lapangan, permainan ini juga memancarkan keindahan gerakan dan kerjasama tim. Artikel ini akan membahas sejarah singkat, aturan permainan, teknik, dan dampak positif dari olahraga bola voli.

Sejarah Singkat:

Sejarah olahraga voli dimulai pada tahun 1895 ketika William G. Morgan menciptakan permainan ini di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat. Morgan, seorang instruktur olahraga di Asosiasi Olahraga Y.M.C.A, merasa perlu menciptakan olahraga baru yang lebih ringan dan dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia. Oleh karena itu, ia menciptakan permainan "Mintonette," yang kemudian dikenal sebagai bola voli. Pertandingan pertama bola voli dilakukan di Y.M.C.A pada tanggal 9 Februari 1896. Permainan ini mulai menarik minat dan menyebar ke berbagai negara melalui organisasi Y.M.C.A dan tentara Amerika Serikat yang memperkenalkannya di luar negeri selama Perang Dunia I dan II. Pada awalnya, bola voli dimainkan di lapangan tertutup tanpa aturan servis, dan jumlah pemain dalam satu tim tidak dibatasi. Namun, seiring waktu, aturan dan peraturan permainan mengalami perkembangan. Pada tahun 1916, permainan ini mulai mendapatkan popularitas di luar Amerika Serikat, terutama di Kanada, dan kemudian menyebar ke Eropa, Asia, dan seluruh dunia.

 Bola voli pertama kali dimasukkan ke dalam program Olimpiade pada Olimpiade Musim Panas 1964 di Tokyo, Jepang. Sejak itu, bola voli telah menjadi salah satu olahraga yang paling dinanti dan populer di ajang Olimpiade. Aturan permainan juga terus mengalami pembaruan dan penyesuaian, termasuk perubahan dalam sistem skor dan aturan teknis, untuk meningkatkan daya tarik dan fair play. Selama beberapa dekade terakhir, bola voli telah berkembang menjadi berbagai bentuk dan varian, termasuk bola voli pantai (beach volleyball), yang juga menjadi bagian integral dari Olimpiade. Bola voli pantai memiliki ciri khas sendiri dan menarik perhatian penonton dengan suasana yang lebih santai dan pemandangan alam yang spektakuler.

 Dengan pesatnya pertumbuhan dan popularitasnya, bola voli tidak hanya menjadi olahraga yang dinikmati di tingkat kompetitif, tetapi juga di tingkat rekreasi dan hiburan di seluruh dunia. Sejarah panjangnya mencerminkan daya tarik dan keserbagunaan olahraga ini, yang terus menjadi bagian penting dari budaya olahraga global. Permainan bola voli ini bisa mencapai Indonesia dengan cara dibawa oleh Belanda saat zaman penjajahan di Indonesia. Mulanya bola voli dimainkan oleh kalangan bangsawan dan orang- orang Belanda, kemudian ada guru jasmani Belanda yang mengajarkan dan mengenalkannya maka setelah itu olahraga ini mulai dimainkan oleh serdadu Belanda dilapangan terbuka dan disaksikan oleh banyak orang termasuk rakyat Indonesia.

Aturan Permainan:

            Bola voli dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari enam pemain. Setiap tim berusaha untuk memasukkan bola ke dalam area lawan dan mencegah bola jatuh di area mereka sendiri. Permainan terbagi menjadi beberapa set, dan tim yang mencapai poin tertinggi dalam jumlah set yang ditentukan adalah pemenangnya. Aturan permainan mencakup servis, penerimaan, serangan, dan pertahanan, menciptakan dinamika permainan yang seru.

Teknik Permainan:

            Bola voli melibatkan berbagai teknik yang meliputi servis, passing, setting, attacking, dan blocking. Pemain membutuhkan keterampilan individu yang tinggi, seperti ketepatan, kecepatan, dan koordinasi, namun juga harus dapat bekerja sama secara efektif sebagai tim. Servis yang kuat, passing yang akurat, dan serangan yang taktis menjadi kunci keberhasilan dalam permainan ini.

Teknik dasar permainan bola voli

1.       1. Servis bola voli

   Ini merupakan tahapan awal dalam bermain bola voli. Jika servis ini tidak bisa dilakukan maka tim         tersebut tidak bisa mendapatkan point. Jenis- jenis sevis:

·         Servis bawah: dengan cara memegang bola dengan tangan kiri kemudian tangan kiri maju ke depan sejajar dengan pinggang dan kemudian ayunkan tangan kanan yang posisi mengepal agar bisa memukul bola dari bawah

·         Servis atas: caranya dengan mengangkat bola keatas kepala dengan tangan kiri lalu bola dipukul dengan telapak tangan kanan.

·         Floating service atau servis mengapung: dengan cara melemparkan bola keatas kepala dengan menggunakan tangan kiri, kemudia saat bola masih berada diatas kepala tangan kanan memukul hingga melewati net.

·         Jumping servis atau servis melompat: teknik ini hampir sama dengan teknik sebelumnya bedanya hanya ketika bola masih berada diatas kepala kita harus melakukan gerakan lompat dan memukul dengan kuat.

2.      2.  Passing bola voli

   Teknik ini merupakan teknik yang dilakukan saat menerima bola dari lawan sehingga kita bisa               menangkis serangan balik ke lawan.

·         Passing atas: passing ini dilakukan saat bola berada diatas, passing ini dilakukan untuk menerima umpan dari rekan tim yang akan melakukan smash ke area lawan.

·         Passing bawah: passing ini dilakukan saat bola berada dibawah, passing bawah ini dilakukan dalam keadaan yang sulit, posisi bola yang jauh dari pemain. Ini bisa dilakukan dengan satu tangan maupun dua tangan.

·         Smash: teknik ini dilakukan untuk menyerang lawan, teknik ini memerlukan konsentrasi dan kekuatan yang baik. Jika tim melakukan smash dengan baik maka ia akan mempunyai peluang untuk mendapatkan skor.

·         Blocking: teknik ini dilakukan untuk mengembalikan bola ke lawan dan menjadi bumerang bagi mereka sendiri. Jika ingin berhasil dalam melakukan teknik ini kita harus berdiri di dekat net agar ruang tembak yang dimiliki lawan untuk melakukan smash semakin sempit.

 


Komentar

Postingan Populer