Manfaat Olahraga Lari Bagi Kesehatan Tubuh dan Cara Lari yang Benar
Nama: Dea Novera
NIM: 115210275
Olahraga lari ini bisa dikatakan bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan
suatu bentuk kebebasan dan pengejaran diri. Merupakan olahraga yang sederhana
namun efektif, lari dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, dari pemula hingga
pelari berpengalaman. Artikel ini akan membahas manfaat kesehatan, teknik lari
yang baik, serta dampak positifnya terhadap kesejahteraan mental. Lari adalah
bagian dari repertoar gerak manusia sejak zaman prasejarah. Manusia purba
menggunakan kemampuan berlari mereka untuk berburu, mengumpulkan makanan, dan
menghindari bahaya. Aktivitas lari menjadi bagian integral dari kehidupan
sehari-hari. Lari memiliki tempat istimewa dalam Olimpiade kuno di Yunani kuno.
Lari menjadi salah satu dari lima jenis olahraga utama dalam Olimpiade Yunani
kuno dan mencakup berbagai bentuk lari, seperti stadion (lari cepat), diaulos
(lari dua lapangan), dan dolichos (lari jarak jauh).
Legenda maraton berasal dari tahun 490 SM, ketika prajurit Yunani bernama
Pheidippides dikirim untuk memberikan kabar kemenangan dalam Pertempuran
Marathon. Dia berlari sejauh 42 kilometer dari Marathon ke Athena, memberikan
kabar tersebut, dan kemudian meninggal karena kelelahan. Ini menjadi dasar bagi
perlombaan maraton modern. Abad ke-19 melihat renaissance dalam olahraga dan
kebangkitan minat terhadap atletisme. Pembentukan aturan dan perlombaan lari
formal membuka jalan bagi perkembangan atletisme modern. Pembentukan Asosiasi
Atletik Amatir Internasional (IAAF) pada tahun 1912 membantu mengatur dan
mengawasi kompetisi lari di tingkat internasional. Lari menjadi bagian integral
dari Olimpiade modern sejak perhelatan pertama di Athena pada tahun 1896.
Perlombaan lari cepat dan maraton menjadi pusat perhatian, dan banyak atlet
lari menjadi pahlawan nasional.
Pada abad ke-20, lari semakin menjadi aktivitas rekreasi yang populer di
seluruh dunia. Maraton, setengah maraton, dan lomba jarak pendek menjadi
acara-acara besar di kalangan masyarakat umum, dengan partisipasi dari semua
tingkatan umur. Dengan kemajuan teknologi dan komunikasi, perlombaan lari dan
marathon semakin menjadi ajang internasional yang menarik perhatian jutaan
penonton. Para pelari elit dihormati sebagai pahlawan olahraga dan diikuti oleh
komunitas lari yang semakin besar. Dengan kemunculan aplikasi pelacakan dan
media sosial, lari menjadi lebih terhubung secara global. Komunitas pelari
saling mendukung dan berbagi prestasi mereka secara daring, menciptakan
jaringan global para pecinta lari.
Manfaat
Kesehatan:
· Peningkatan
Kardiovaskular:
Lari adalah latihan kardiovaskular yang efektif, membantu memperkuat
jantung dan sistem peredaran darah. Ini dapat mengurangi risiko penyakit
jantung dan meningkatkan daya tahan tubuh.
· Pengelolaan
Berat Badan:
Aktivitas lari membakar kalori dengan cepat, membantu dalam pengelolaan
berat badan. Ini merupakan pilihan terbaik bagi mereka yang ingin menurunkan
berat badan atau menjaga berat badan yang sehat.
· Peningkatan
Kesehatan Mental:
Lari dapat merangsang pelepasan endorfin, zat kimia "pemecah
stres" alami dalam tubuh. Aktivitas ini juga dapat membantu mengurangi
gejala depresi dan kecemasan, serta meningkatkan mood secara keseluruhan.
· Penguatan
Otot dan Tulang:
Dengan
melibatkan sebagian besar otot tubuh, lari dapat membantu memperkuat otot-otot
dan tulang, mendukung kesehatan rangka tubuh.
Teknik Lari yang
Baik:
· Pemanasan:
Sebelum mulai berlari, lakukan pemanasan untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko cedera. Latihan pemanasan dapat mencakup jogging ringan, gerakan peregangan, dan gerakan dinamis.
· Postur
Tubuh yang Benar:
Pastikan postur tubuh tetap tegak, dengan bahu rileks dan lengan berayun
secara alami. Hal ini membantu mengoptimalkan efisiensi gerakan dan mencegah
cedera.
· Nafas
Teratur:
Atur pola pernafasan dengan rileks dan konsisten. Pernafasan yang baik
membantu mengoptimalkan pasokan oksigen ke otot dan mengurangi kelelahan.
· Pemulihan
yang Cukup:
Berikan
tubuh waktu untuk pulih dengan memberikan jeda antara sesi lari. Pemulihan yang
cukup membantu mencegah cedera dan mendukung peningkatan kinerja.
Dampak Positif
pada Kesejahteraan Mental:
· Peningkatan
Fokus dan Kreativitas:
Lari dapat membantu membersihkan pikiran dan meningkatkan fokus. Banyak
pelari melaporkan bahwa ide dan solusi kreatif muncul selama atau setelah sesi
lari.
· Manajemen
Stres:
Aktivitas fisik seperti lari dapat menjadi alat efektif untuk mengelola
stres. Rasa keteraturan dan ketenangan selama lari dapat meredakan tekanan
hidup sehari-hari.
· Rasa Prestasi:
Mencapai target jarak atau waktu tertentu memberikan rasa prestasi yang membangkitkan kepercayaan diri dan kepuasan pribadi.
Macam- macam lari:
1. Lari
jarak pendek: lari jarak pendek ini dilakukan dengan kecepatan penuh dari garis
strart sampai garis finish. Pemenangnya ditentukan dari waktu yang paling cepat
mencapai garis finish. Lari jarak pendek ini ada lari jarak 100 meter, 200
meter, 400 meter.
2. Lari
jarak menengah: lari jarak menengah ini menempuh jarak 800 meter sampai 1500
meter. Start yang digunakan untuk lari jarak menengah nomor 800 m adalah start
jongkok, sedangkan untuk jarak 1500 m menggunakan start berdiri. Dalam lari
tahap ini harus diperhatikan penyesuaian kecepatan dan kekuatan masing- masing.
3. Lari jarak jauh: lari jarak jauh ini merupakan perpindahan diri dengan melangkah kakinya dengan cepat yang memiliki jarak tempuh cukup jauh. Lari jarak jauh ini disebut lari marathon.
Perbedaan lari dengan jalan adalah diliat dari kecepatannya dalam melakukan gerakan tersebut, walaupun dalam olahraga jalan ada jalan cepat namun tetap saja berbeda karena jalan cepat mempunyai arti gerak maju dengan melangkah tanpa adanya hubungan terputus dengan tanah dan posisi badan tidak menempel di udara, jadi setiap jalan kaki tersebut selalu menyentuh tanah, sedangkan lari posisi kaki tidak selalu menyentuh tanah dan posisi badan melayang di udara.


Komentar
Posting Komentar