Pengaruh Olahraga Angkat Beban dan Teknik Angkat Beban Yang Benar

 Nama: Dea Novera

 NIM: 115210275

                                               


Sumber: bola.com

Olahraga angkat beban, juga dikenal sebagai weightlifting, bukan hanya sekadar latihan fisik, melainkan ekspresi tertinggi dari kekuatan dan ketahanan manusia. Dengan sejarah yang kaya dan kehadiran di berbagai tingkatan kompetisi, angkat beban telah menjadi sorotan dalam dunia kebugaran dan olahraga. Olahraga angkat beban adalah bentuk kegiatan fisik yang melibatkan penggunaan beban eksternal, seperti barbel atau dumbbell, untuk melatih dan mengembangkan kekuatan otot. Tujuan utama dari olahraga ini adalah meningkatkan kekuatan, daya ledak, dan massa otot pada berbagai bagian tubuh. Angkat beban melibatkan gerakan spesifik yang dirancang untuk memperkuat otot-otot tertentu, dan olahraga ini dapat diadaptasi untuk memenuhi berbagai tujuan kebugaran individu. Artikel ini akan menggali lebih dalam mengenai aspek-aspek kunci olahraga angkat beban, termasuk sejarah, teknik, manfaat, dan dampaknya dalam komunitas olahraga.

Sejarah olahraga angkat beban

Pada tahap penggunaan angkat beban sebagai bentuk latihan fisik dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno, terutama di Yunani kuno, di mana atlet angkat beban disebut sebagai "halteres." Angkat beban digunakan sebagai salah satu bentuk latihan fisik yang sangat dihargai. Pada abad ke-18 dan awal abad ke-19, kepentingan terhadap kebugaran fisik dan kesehatan mulai tumbuh di Eropa. Olahraga angkat beban menjadi populer di kalangan atlet dan pejalan kaki, dan beberapa pameran angkat beban diselenggarakan. Kompetisi angkat beban mulai diadakan pada pertengahan abad ke-19. Salah satu yang paling awal tercatat adalah di London pada tahun 1849. Pada saat itu, atlet mengangkat beban yang dipilih secara acak, dan pemenangnya dinilai berdasarkan total beban yang diangkat. Pada pertengahan hingga akhir abad ke-19, sistem penilaian dan aturan angkat beban mulai berkembang. Sistem ini membawa lebih banyak standar dalam kompetisi dan memungkinkan perbandingan yang lebih adil di antara atlet. Angkat beban menjadi bagian dari Olimpiade modern pada tahun 1896 di Athena, Yunani. Dalam bentuknya yang awal, kompetisi angkat beban hanya mencakup dua angkatan, yakni angkat beban satu tangan dan angkat beban dua tangan.

Selama abad ke-20, olahraga angkat beban terus berkembang, dan aturan-aturan kompetisi mengalami perubahan signifikan. Penambahan kategori berat badan, teknik angkat yang disempurnakan, dan peningkatan dalam jenis-jenis angkat beban menjadi ciri khas olahraga ini. Aturan dan teknik angkat beban terus berkembang, menciptakan gaya-gaya angkat beban yang berbeda. Snatch dan clean and jerk, dua gerakan utama dalam angkat beban, menjadi sangat terstandarisasi. Pada pertengahan hingga akhir abad ke-20, angkat beban menjadi semakin populer di tingkat internasional. Kompetisi seperti Kejuaraan Dunia Angkat Beban dan Olimpiade Angkat Beban menjadi sorotan utama dalam kalender olahraga. Para atlet angkat beban terkenal, seperti Halil Mutlu, Naim Süleymanoğlu, dan Lasha Talakhadze, mencapai prestasi luar biasa dan dihormati dalam komunitas olahraga global. Angkat beban juga menjadi bagian dari Paralimpiade, memberikan atlet dengan berbagai jenis kecacatan kesempatan untuk bersaing dan memamerkan kekuatan dan ketangguhan mereka.

Manfaat Angkat Beban:

1.       Peningkatan Kekuatan dan Daya Ledak:

Latihan angkat beban membantu mengembangkan kekuatan dan daya ledak otot, terutama pada bagian tubuh yang terlibat langsung dalam gerakan tersebut.

2.       Peningkatan Ketahanan:

Angkat beban melibatkan repetisi gerakan intens, yang membantu meningkatkan ketahanan otot dan sistem kardiorespirasi.

3.       Pengembangan Otot dan Kepadatan Tulang:

Olahraga ini dapat merangsang pertumbuhan otot dan meningkatkan kepadatan tulang, yang penting untuk kesehatan dan kebugaran umum.

4.       Peningkatan Keseimbangan dan Koordinasi:

Melibatkan gerakan yang terkoordinasi dan keseimbangan, angkat beban dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk berfungsi secara optimal.

5.       Mental Toughness:

Kompleksitas teknis angkat beban membutuhkan konsentrasi tinggi dan fokus mental, membantu mengembangkan ketangguhan mental atlet.

Dampak dalam Komunitas Olahraga:

1.       Olimpiade dan Kompetisi Tingkat Tinggi:

Angkat beban menjadi sorotan dalam Olimpiade dan kompetisi tingkat tinggi, menarik perhatian para atlet dan penggemar olahraga di seluruh dunia.

2.       Pertumbuhan Komunitas Kebugaran:

Angkat beban semakin populer di kalangan komunitas kebugaran dan pusat kebugaran, menjadi pilihan latihan untuk mereka yang mencari kombinasi kekuatan, kardiovaskular, dan keseimbangan.

3.       Inspirasi bagi Individu:

Prestasi atlet angkat beban, terutama di tingkat internasional, menjadi sumber inspirasi bagi individu yang mencari tantangan dan pengembangan pribadi.

 

Teknik Angkat Beban:

1.       Snatch:

Gerakan snatch melibatkan mengangkat beban dari tanah ke atas kepala dalam satu gerakan yang cepat. Ini memerlukan kekuatan eksplosif, koordinasi, dan keseimbangan.

·         Langkah awal dalam melakukannya dengan meletakkan barbel di lantai.

·         Renggangkan kaki selebar bahu.

·         Posisikan tubuh seperti saat jongkok.

·         Pegang erat pada pegangan barbel.

·         Posisikan pinggang dengan tegak ke atas.

·         Busungkan dada ke depan.

·         Buat lengan dalam keadaan yang rileks.

·         Mulailah berdiri dengan posisi lengan tetap memegang barbel sampai posisi barbel seimbang.

·         Lakukan gerakan seperti tiba-tiba atau biasa disebut ledakan saat barbel berada didekat lutut.

2.       Clean and Jerk:

Clean and jerk terdiri dari dua fase. Fase pertama, "clean," melibatkan mengangkat beban dari tanah ke posisi bahu. Fase kedua, "jerk," melibatkan mendorong beban dari bahu ke atas kepala.

·         Langkah awal dalam melakukannya  dengan meletakkan barbel di lantai.

·         Renggangkan kaki selebar bahu.

·         Posisikan tubuh seperti saat jongkok.

·         Pegang erat pada pegangan barbel.

·         Posisikan pinggang dengan tegak ke atas.

·         Busungkan dada ke depan.

·         Buat lengan dalam keadaan yang rileks.

·         Mulailah berdiri dengan mengangkat barbel dan letakkan barbel di dada.

·         Angkat barbel melewati kepala dengan melakukan sedikit lompatan kecil.

·         Saat melakukan angkat besi harus dilakukan dengan teknik serta cara yang baik dan benar.

3.       Teknik dan Form:

Teknik yang benar sangat penting dalam angkat beban untuk mengoptimalkan kekuatan dan mencegah cedera. Posisi tubuh, pegangan tangan, dan gerakan yang tepat adalah kunci sukses dalam olahraga ini.


Komentar

Postingan Populer