Dampak Media Sosial Terhadap Kehidupan di Era Digital



https://www.novriadi.com/




Dalam aspek kehidupan sehari-sehari, manusia tidak dapat lepas dari aktivitas berkomunikasi. Segala interaksi yang dilakukan oleh manusia membutuhkan komunikasi agar semua aktivitas dapat berjalan dengan lancar dan menghindari terjadinya miskomunikasi. Terkait hal tersebut, di era digital ini komunikasi tidak hanya dapat dilakukan secara langsung atau tatap muka saja tetapi juga dapat melalui perangkat media. Berkembangnya perangkat media salah satu contohnya yaitu media sosial sebagai media komunikasi saat ini, mempermudahkan segala komunikasi manusia untuk bersosialisasi, berekspresi dan terhubung dengan banyak orang diseluruh dunia. Media sosial tersebut kini telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat dimana pun berada.

Maka dari itu munculnya media sosial mengubah segala aspek kehidupan menjadi gaya hidup baru yaitu gaya hidup digital. Adapun beberapa media sosial yang saat ini berkembang pesat dengan banyak pengguna yaitu Instagram, Twitter, Facebook, Whatsapp, dan TikTok. Namun, ada sebagian masyarakat menanggapi berkomunikasi melalui media secara positif, tetapi juga ada yang menganggap hal ini menjadi sebuah masalah.


Media sosial tidak dapat terlepaskan dari hidup sebagian besar orang karena hampir separuh waktu aktivitas manusia dihabiskan untuk menelusuri media sosial, entah itu untuk berkomunikasi atau hanya sekedar mencari informasi. Pasalnya, adanya media sosial membuat komunikasi yang dilakukan lebih mudah dan efektif dan dapat menjangkau banyak orang sekaligus dalam waktu yang singkat dan cepat. Dampak positif lainnya yang ditimbulkan oleh media sosial yaitu sebagai ruang untuk berbagi pendapat hingga berbagi cerita dan cara pandang suatu peristiwa. Pengguna media sosial dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan pengguna lain melalui kolom komentar pada suatu postingan dan kitapun dapat membagikan sebuah informasi apapun.


Selain itu, media sosial juga dapat digunakan sebagai media berbisnis online, dimana para pemilik bisnis kecil maupun besar dapat berjualan melalui platform media seperti Instagram dan TikTok. Peluang untuk berjualan di media sosial sangat baik dan bisa dibilang cukup menguntungkan, karena adanya fitur iklan dan share sehingga dapat menjangkau banyak orang sekaligus dan memudahkan kita untuk berbelanja.


Di sisi lain, media sosial juga memberikan dampak negatif jika tidak digunakan secara bijak. Kembali ke fungsi utama media sosial yaitu untuk berkomunikasi dalam waktu yang singkat dan cepat dengan orang lain yang jaraknya jauh. Tetapi pada saat ini, kehadiran media sosial justru juga menjauhkan orang-orang yang ada di sekeliling. Orang-orang cenderung lebih asik berkomunikasi dengan sesamanya melalui media sosial sehingga enggan untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan yang ada disekitarnya. Selain itu, banyak manusia modern yang hanyut dalam euphoria dunia maya, budaya yang serba cepat dan instan dan yang seringkali terjadi larut dalam budaya konsumerisme. Perundungan dan penyebaran berita palsu juga rentan terjadi melalui media sosial dan memberikan dampak yang berat untuk korban mulai dari yang ringan seperti stress dan kemungkinan terburuknya bisa saja mengalami depresi, trauma, bahkan ada beberapa kasus bunuh diri karena mengalami perundungan online.


Munculnya media sosial sebagai sarana berkomunikasi saat ini memang mempermudah berbagai aspek kehidupan manusia. Namun, tetap saja berkembangnya media sosial juga memiliki dampak yang berlawanan. Maka dari itu, sebagai generasi milenial harus bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Etika berkomunikasi dalam media sosial perlu kita perhatikan agar tidak memercik kebencian dan pertikaian di media sosial. Sebagai pengguna media sosial yang bijak, kita dapat menggunakan bahasa yang sopan dan santun dengan tidak menggunakan bahasa yang mengandung unsur SARA, pornografi, dan ujaran kebencian. Penyebaran berita palsu atau hoax sebisa mungkin tidak dilakukan. Yang terakhir, dengan menyadari serta memilah antara ‘butuh’ dan ‘ingin’ agar terhindar dari sikap konsumerisme. Dengan begitu perkembangan media sosial sebagai sarana berkomunikasi senantiasa dapat memberikan dampak positif bagi setiap manusia.

Komentar

Postingan Populer